Usaha tempe tahu merupakan salah satu yang tidak ada matinya. Bagaimana tidak, keduanya sudah menjadi lauk yang populer dan merakyat di Indonesia.

Kabar baiknya, tempe dan tahu adalah usaha rumahan yang benar-benar menjanjikan. Dikatakan menjanjikan lantaran kebutuhan setiap hari, baik skala kecil maupun sedang, tetap membutuhkan kedua bahan ini.

Keuntungan usaha tempe tahu

  • 1. Merupakan usaha rumahan yang tidak membutuhkan modal besar;
  • 2. Tempe dan tahu menjadi kebutuhan pokok yang selalu laris manis setiap hari;
  • 3. Proses pemasaran yang lebih mudah, bisa kamu titipkan di warung-warung sekitar rumah;
  • 4. Menguntungkan karena dengan modal kecil bisa memperoleh pemasukan yang lumayan;
  • 5. Putaran uang yang relatif cepat, beberapa hari penjualan sudah balik modal;
  • 6. Usaha yang tidak membutuhkan ijazah.

Risiko usaha tahu maupun tempe berkaitan dengan penyimpanan, yang mana keduanya tidak bisa kita simpan dalam waktu yang lama.

Cara membuat tempe dan tahu

Berikut ini beberapa garis besar cara membuat tempe maupun tahu, mulai dari alat yang kita butuhkan hingga prosesnya.

Usaha tempe

Usaha tempe tahu di rumah
src: Pixabay

Alat dan bahan

Wadah (biasanya baskom), saringan, dandang, sendok kayu, tampah, serta alat untuk proses pembuatan lainnya. Gunakan kipas angin agar lebih mudah dalam mendinginkan.

Proses

Dalam prosesnya, pilih kedelai yang bagus kualitasnya lebih dulu. Kedelai dengan kualitas bagus akan menghasilkan tempe yang bagus juga. Selanjutnya cuci dan rendam kedelai dengan air bersih selama kurang lebih 12 sampai 18 jam.

Dengan merendamnya, kamu akan lebih mudah mengelupas kulit kedelai karena sudah lunak. Selanjutnya rebus kedelai sampai empuk, dan dinginkan kedelai. Proses pendinginan agar lebih mudah bisa memakai kipas angin.

Campur kedelai dengan ragi tempe, umumnya rhizopus sp sebanyak 1 sampai 2 gram untuk kedelai sekitar 2 kilogram. Masukkan adonan kedelai yang sudah kamu beri ragi ke dalam wadah plastik cetakan.

Langkah selanjutnya tinggal memberi lubang pada wadah plastik tersebut. Kamu bisa melihat tempe kemasan yang punya lubang di plastik, berguna untuk sirkulasi jamur. Usaha tempe tahu sudah siap setelah menyimpannya 1 sampai 2 hari hingga jamur tumbuh.

Usaha tahu

Usaha tempe tahu di rumah menguntungkan banget
src: Pixabay

Alat dan bahan

Alat menjemur bahan tahu, bak untuk merendam, penggiling kedelai (bisa sewa), bak untuk menampung, timbangan, alat untuk merebus bahan, bak untuk penggumpalan protein di tahu. Selain itu ada bak penyimpanan cairan bekas usaha tempe tahu, kain saringan, cetakan untuk tahu, alat pres yang berguna untuk mengeluarkan air dari bubur tahu, kompor, blender, wajan, serta mesin untuk mengupas kedelai.

Proses

Seperti sebelumnya, cara membuat tahu hampir sama dengan tempe, yakni kamu harus mencari bahan kedelai dengan kualitas bagus lebih dulu.

Cuci dan rendam bahan tersebut sekitar kurang lebih 6 jam, gunakan mesin pengupas supaya proses memisahkan kulit kedelai dan pemecahan kedelai lebih mudah.

Giling hasilnya sampai halus, selanjutnya alirkan air susu kedelai ke dalam bak penampungan. Rebus air susu tahu sampai mendidih dan seperti menjadi bubur, ini merupakan tahu setengah matang.

Pindahkan hasilnya ke dalam bak penggumpalan protein, lakukan penyaringan menggunakan kain saringan, hasil saringan dialirkan ke bak penampungan. Manajemen bak dalam usaha tempe tahu sangat penting, karena kita membutuhkan banyak sekali bak pada masing-masing prosesnya.

Air sari kedelai (tahu) menjadi gumpalan dengan menambahkan bahan asam cuka, setelah menggumpal, tinggal kamu pres memakai alat pres agar airnya berkurang. Cetak atau potong berdasarkan pasar, kemudian tahu siap kamu pasarkan.

Itulah beberapa hal tentang keuntungan dan proses pembuatan untuk usaha tempe tahu ini, semoga bermanfaat.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.