Usaha es teh merupakan salah satu jenis bisnis food and beverage yang menjanjikan. Kenapa? Berbekal modal yang tidak terlalu besar, sudah bisa menghasilkan bisnis dengan omzet yang lumayan.

Bahkan kini bisnis food and beverage merupakan salah satu tren di masa kini. Bisa loh ternyata mengubah es teh menjadi minuman yang berkualitas premium sehingga banyak peminatnya.

Pasarannya es teh saat ini bisa dijual dengan harga Rp3.000 sampai Rp5.000 per gelasnya. Namun tahu tidak jika dengan menjual seharga itu penjual sudah dapat untung besar? Apalagi kalau bisa mengemasnya secara premium dan bagus, tentu akan lebih besar lagi bukan?

Usaha es teh, bisnis food and beverage menjanjikan dengan bugdet minim
src: Pexels

Fakta-fakta usaha es teh yang perlu orang ketahui

Tidak butuh banyak modal untuk memulai bisnis es teh, namun semua tergantung bagaimana konsep Anda. Es teh memang minuman yang menyegarkan dan terbilang murah harganya ketimbang yang lain.

Tidak hanya ditemukan di warung saja, kini juga banyak penjual es teh yang memang khusus menjual olahan teh tersebut. Mereka membuka outlet minuman yang tidak perlu modal besar dan biaya operasional juga sedikit.

Ada beberapa fakta yang mungkin bisa menjadi pertimbangan untuk Anda sebelum memulai bisnis esteh.

1. Banyak yang suka dengan es teh

Hampir semua masyarakat Indonesia menyukai teh. Teh menjadi minuman yang sering terjadi dan diminum oleh masyarakat, baik di rumah maupun di tempat makan. Menambahkan dengan es batu, tentu akan membantu menyegarkan tenggorokan terlebih saat cuaca panas.

Selain itu harganya juga relatif murah, sehingga banyak yang mampu menjangkau minuman merakyat yang nikmat tersebut. Itulah kenapa memulai bisnis es teh bisa menjadi suatu pertimbangan yang penting karena memang banyak peminatnya.

2. Modal bisa diminimalisir

Sebenarnya masalah modal tergantung dari bagaimana pengusaha akan memulai konsepnya. Lihat dahulu modalnya, jika memiliki modal sedang maka bisa memulai dengan berjualan di outlet atau gerai kecil.

Kalau punya modal besar, tentu bisa dibuat konsep lebih menarik ala cafe. Pasalnya saat ini jarang kafe kekinian di Indonesia yang menjual khusus olahan es teh. Berbeda dengan kopi yang sudah menjamur di mana-mana.

Berbekal modal di bawah Rp1.000.000 saja Anda sudah bisa memulai bisnis es teh loh. Dan jika ingin lebih mendesain dengan bagus bisa menaikkan modal untuk membeli rombong menarik.

3. Risiko kerugian kecil

Membuka usaha untuk jualan es teh minim sekali risiko kerugiannya. Sehingga cocok untuk Anda yang pemula dan ingin menjajaki dunia bisnis. Bahannya juga mudah diperoleh.

Melihat modal untuk bahan bakunya yang minim, tentunya risiko kerugian juga kecil. Namun tentu semua tidak ingin merugi bukan? Jadi, perlu sekali menerapkan strategi khusus untuk membuat pasar tertarik.

4. Tidak perlu punya keahlian khusus

Tidak perlu memiliki keahlian khusus, karena hampir semua orang bisa membuat es teh enak dan segar. Meski demikian tidak semua orang punya waktu dan kesempatan untuk membuat es teh sendiri.

Itulah kenapa jualan es teh tetap banyak mendapatkan pelanggan. Untuk memulai bisnis tersebut tidak perlu punya keahlian secara spesifik, cukup pikirkan triknya saja. Yakni mengolah bagaimana es teh yang Anda jual bisa menarik dan unik.

Usaha es teh
src: Pexels

Tips memulai usaha es teh

Apakah Anda berminat untuk memulai bisnis es teh? Jika iya, maka bisa menyimak beberapa tips berikut untuk memberikan gambaran memulainya. Semoga tips berikut bisa membantu.

1. Bisa memulai bisnis dengan franchise brand populer

Sebagai langkah awal tentu Anda bisa memikirkan apakah menggunakan model bisnis mandiri atau franchise. Apabila memiliki modal besar, kami sarankan untuk memilih model franchise.

Alasannya adalah peluang menarik minat pembeli akan lebih besar dan tentunya juga bisa mendapatkan banyak ilmu dari brand tersebut. Cocok sekali untuk para pemula yang belum banyak mengenal bisnis.

Beberapa produk franchise es teh yang cukup populer seperti Es teh Indonesia, Menantea, Tong Ji, dan banyak lagi lainnya. Brand-brand tersebut telah berhasil menjual es teh dengan keuntungan yang cukup lumayan dan memiliki banyak cabang di seluruh Indonesia.

Namun bukan berarti memulai usaha es teh secara mandiri tidak bisa berpotensi berhasil. Bisa saja asalkan punya trik marketing yang baik dan menyasar pasar secara tepat.

2. Siapkan modal

Kata siapa berbisnis tidak butuh modal? Hal tersebut adalah omong kosong. Bagaimanapun memulai bisnis tetap membutuhkan modal entah itu sedikit atau banyak. Jadi siapkan modal Anda sesuai dengan bagaimana konsepnya.

Dalam memulainya bisa menentukan konsep kemudian modal menyesuaikan atau boleh juga dengan menyesuaikan modal untuk membuat konsep. Tergantung keuangan saja.

3. Cari lokasi strategis

Menentukan lokasi yang cocok untuk berjualan juga jadi hal penting. Pastikan lokasi yang Anda pilih strategis dan tepat untuk menyasar target market. Misalnya tempatnya mudah terjangkau, terlihat oleh banyak orang, memiliki lahan yang cukup.

Terdapat lahan untuk parkir pengunjung dan tentunya nyaman. Bisa juga mencari lokasi yang bernuansa alam alias langsung melihat pemandangan indah dari kafe Anda. Hal tersebut akan menjadi nilai tambah untuk menarik hati pelanggan.

4. Bikin konsep jualan dan atur strategi marketingnya

Konsep jualan seperti apa yang diinginkan bisa menyesuaikan dengan budget dan sebaliknya. Apabila memilih franchise akan lebih mudah dalam mengatur marketing. Selain brand sudah dikenal banyak orang, juga Anda akan mendapatkan bimbingan atau tutor.

Dengan begitu, bisa banyak belajar tentang bisnis dan pastinya peluang berhasilnya lebih banyak. Namun dalam pemilihan brand untuk franchise juga tidak bisa sembarangan. Ada banyak yang perlu dipertimbangkan juga.

Itu kelebihan apabila memilih franchise. Jika memang ingin membuka sendiri sebenarnya juga bisa saja. Silahkan mencari tahu lebih banyak bagaimana kompetitor Anda, serta bagaimana membuat produk unik dan memberikan value tersendiri.

5. Persiapkan berbagai peralatan dan melobi agen untuk kirim bahan baku

Jika konsep sudah matang siapkan berbagai peralatan yang hendak Anda perlukan. Begitu juga dengan berbagai bahan bakunya. Lebih mudah dengan mencari agen penyedia bahan baku yang bisa konsisten menstok untuk bisnis Anda.

Misalnya melobi agen es batu, melobi produk teh dan lainnya. Namun semua itu akan lebih mudah jika menggunakan sistem franchise. Cukup menghubungi pihak terkait semua akan dibantu untuk menyediakan hal tersebut.

6. Manajemen karyawan dan keuangan

Siap semuanya, terakhir adalah bagaimana Anda bisa memanajemen karyawan dan keuangan dengan tepat agar bisnis bisa berjalan lancar. Tidak peduli kecil atau besar usaha Anda, melakukan manajemen hal tersebut adalah penting.

Karyawan adalah hal yang cukup rentang dan penting dalam membuat bisnis berjalan lancar. Jika karyawan bisa memberikan dedikasi secara maksimal akan berpotensi untuk membuat bisnis lebih baik.

Namun di awal apabila tidak memiliki modal besar untuk menggaji karyawan, maka bisa mengolahnya sendiri terlebih dahulu. Jika berjalan stabil maka baru mencari karyawan.

Selain itu mengelola keuangan juga menjadi hal penting untuk Anda. Jangan sampai mencampurkan keuangan pribadi dengan bisnis. Pahami juga bagaimana pembukuan keuangan yang tepat untuk bisnis.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa Anda pahami dalam memulai usaha es teh supaya mendapatkan omzet yang lumayan. Yuk berbisnis.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.