Bisnis tanaman karnivora sangat banyak peminatnya di dalam kalangan pecinta tanaman hias.

Tanaman hias pada saat ini sangat populer di mata pecinta tanaman, tidak hanya tanaman jenis Monstera atau Aglonema saja yang memikat.

Namun jenis tanaman pemakan serangga ini ternyata juga memiliki penggemar yang cukup banyak.

Tanaman karnivora memiliki penggemar sekitar 45% dari pecinta tanaman hias.

Mengingat hal ini, ternyata cukup besar dalam kalangan pecinta tanaman. Peluang bisnis tanaman karnivora ini pun menjadi sebuah peluang usaha yang menjanjikan bila terus kamu tekuni.

Tanaman karnivora biasa tumbuh di rawa, semak, maupun lingkungan yang terkenal memiliki tanah buruk dan kekurangan nutrisi.

Mereka memakan hewan-hewan kecil atau serangga untuk bertahan hidup, karena dari hewan-hewan tersebut tanaman karnivora mendapatkan nutrisi.

Walaupun terdengar mengerikan, tanaman karnivora ini memiliki bentuk yang unik. Sehingga banyak orang yang menjadikan tanaman karnivora sebagai tanaman hias.

Bisnis tanaman karnivora dan jenisnya

Usahain kali ini hendak membahas tentang sebuah bisnis yang masih belum banyak saingannya. Bisnis yang terbuka lebar dan sangat cocok untuk kamu para pecinta tanaman hias unik.

Nama tanaman pemakan serangga ini adalah tanaman karnivora, karena pemakan daging. Seperti hewan predator yang memiliki cara memikat mangsanya, tanaman karnivora memiliki cara yang unik untuk memikat para mangsanya.

Cara mereka memikat dengan membuka kelopak bunganya untuk menarik perhatian mangsa, seperti serangga atau makhluk kecil lainnya.

Lalu setelah mangsa masuk kemudian menutup kelopaknya agar mangsanya tidak bisa keluar dari jeratan. Proses pencernaan yang perlahan-lahan, terdengar cukup mengerikan ya jika kita bayangkan.

Berikut beberapa tanaman karnivora yang dapat kamu tanaman hias maupun lahan usaha jual tanaman karnivora:

1. Venus Flytrap

Venus Flytrap
Sumber: greeners.co

Nama latin dari venus flytrap adalah Dionaea Muscipula. Tanaman ini membutuhkan iklim yang lembab untuk berkembang biak dengan baik.

Venus flytrap memiliki bentuk yang sangat mengerikan, bentuknya seolah seperti mulut monster yang memiliki gigi tajam.

Biasanya tanaman karnivora jenis ini sering muncul di adegan film yang berbau petualangan di hutan.

Cara tanaman jenis karnivora ini memangsa dengan membuka mulut untuk menarik perhatian serangga. Setelah serangga mendekat dan terlena, makan tanaman ini langsung menutup mulut dan memakannya.

2. Pitcher Plants

bisnis tanaman karnivora Pitcher Plants
Sumber: iStock

Pitcher plants adalah nama lain dari kantong semar. Pasti untuk kalian jenis tanaman kantong semar terdengar tidak asing lagi.

Jenis tanaman ini sangat terkenal di Indonesia, serta tanaman ini sering terdapat di Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Sesuai dengan namanya, Pitcher plants memiliki bentuk seperti kantung yang dapat menarik perhatian hewan-hewan kecil dengan cara mengeluarkan aroma yang menarik perhatian serangga.

Di dalam kantung terdapat cairan yang licin, sehingga jika ada serangga yang mendekat dan menyentuh akan terpeleset, setelah itu tanaman akan menyerap nutrisi dari hewan-hewan kecil atau serangga yang sudah terjebak secara perlahan.

3. Butterwort

tanaman karnivora Butterworth
Sumber: Pinterest

Butterwort memiliki nama lain bulu kupu-kupu. Pada umumnya, tanaman ini tidak seperti tanaman yang menyeramkan.

Bentuknya seperti daun cocor bebek tetapi lebih tipis dan ukuranya sangat kecil.

Di bagian daunya ada bulu halus dan cairan yang lengket. Sehingga dapat menjebak hewan-hewan kecil atau serangga yang lewat.

Serangga yang terjebak tidak akan bisa lepas dari cairan lengket tersebut, kemudian tanaman ini akan mengambil nutrisi dari serangga.

4. Monkey Cup

bisnis tanaman karnivora monkey cup
Sumber: altums.com

Jenis tanaman ini masih satu keluarga dengan jenis tanaman kantong semar.

Tanaman ini berasal dari hutan Asia Tenggara, India, Madagaskar, dan Australia yang terkenal dengan sebutan Monkey Cup.

Monkey Cup adalah mutasi daun yang telah berevolusi untuk menarik dan kemudian menjebak serangga.

Tanaman ini mudah sekali tumbuh, bahkan dapat tumbuh di dalam ruangan yang minim cahaya.

Sehingga sangat mudah sekali membudidayakan tanaman jenis ini untuk peluang bisnis tanaman karnivora.

5. Drosera

Drosera tanaman karnivora
Sumber: versesofuniverse.blogspot.com

Tanaman karnivora jenis ini bisa tumbuh hanya di tempat beriklim tropis. Namun, ada beberapa orang yang membudidayakan tanaman ini pada suhu dingin.

Drosera memiliki tentakel yang terletak pada bunganya, berbau manis yang dapat menarik perhatian serangga.

Tentakel tersebut kemudian bergerak menangkap serangga yang mendekat untuk memakannya.

6. Utricularia

Utricularia bisnis tanaman karnivora
Sumber: kebunpedia.com

Tanaman utricularia adalah jenis tanaman karnivora yang tahan dalam suhu apapun. Meskipun begitu, tanaman ini tetap membutuhkan air bersih agar bisa tetap tumbuh.

Jenis tanaman karnivora ini berbentuk seperti kandung kemih yang sangat kecil. Di bunga terdapat rambut kecil yang menempel, bertugas sebagai perangkap bagi hewan-hewan kecil yang mendekat.

7. Roridula

Roridula
Sumber: curiousplant.com

Tanaman roridula berasal dari Benua Afrika, sangat berbeda dengan jenis lainnya.

Jika jenis yang lain dapat memakan, mengambil, dan mencerna nutrisi langsung dari mangsanya, sedangkan tanaman ini tidak.

Roridula hanya bisa menangkap mangsa yang kemudian dimakan oleh serangga Pameridea Roridula yang ada di dekatnya. Serangga ini lah yang kemudian memberikan nutrisi pada tanaman berupa hasil kotoran hewan.

8. Cephalotus

Cephalotus
Sumber: littlecarnivores.com

Tanaman cephalotus mempunyai nama lain tanaman penjerat. Tanaman ini berasal dari Benua Australia, memiliki daun perangkap yang berguna untuk memangsa serangga atau hewan-hewan kecil.

Cephalotus masuk dalam jenis genus tumbuhan berbunga yang akan memangsa serangga yang jatuh ke dalam daun perangkapnya.

Hingga hewan tersebut tak dapat keluar dan tamat di dalamnya.

Cara budidaya untuk bisnis tanaman karnivora ternyata sangat mudah

Bagi pecinta tanaman karnivora dan ingin menjadikan peluang usaha, berikut beberapa cara tips budidaya tanaman karnivora:

1. Simpan di area yang terkena sinar matahari

Setiap tanaman pasti membutuhkan cahaya matahari untuk fotosintesis. Tanaman karnivora ini sangat suka sekali dengan cahaya matahari.

Jadi letakkan di tempat yang terkena sinar matahari tetapi jangan terlalu panas.

2. Jaga kelembaban

Perhatikan bagian kelembaban media tanam seperti lumut. Karena tanaman karnivora menyukai kelembaban yang cukup, sebagaimana habitat aslinya, yakni alam liar.

3. Basahi pakai air khusus

Tanaman karnivora hanya dapat disiram dengan air hujan. Jika memakai air mineral atau air PDAM yang ada di rumah akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman karnivora.

4. Lumut khusus sebagai media tanam

Nah, untuk lumut khusus ini berbeda dengan lumut hijau pada umumnya. Lumut ini akan berbeda secara tampilan jika dalam kondisi kering, seperti serutan kayu.

5. Tidak perlu memberi makanan

Walaupun jenis tanaman yang memakan serangga atau hewan-hewan kecil, tanaman ini tak perlu memberi makan secara berkala.

Karena tanaman ini memiliki daya pikat untuk mencari makannya sendiri.

6. Menjaga kualitas dengan potong bagian yang kering

Pantaulah perkembangan tanaman karnivora dengan menjaganya secara baik.

Misalnya, memotong bagian bunga yang telah mati atau mengering. Proses ini bisa menjaga kualitas tanaman.

7. Jangan beri pupuk

Karena tanaman karnivora adalah tanaman yang hidup di tempat yang minim nutrisi khusus. Jadi, tidak perlu beri pupuk karena dapat membuat tanaman layu.

Demikian beberapa informasi penting mengenai peluang bisnis tanaman karnivora dan beberapa jenisnya yang dapat kamu pelajari, semoga membantu.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.