Analisis usaha BIOSKOP MINI ternyata tidak pernah sepi

Usaha bioskop mini ternyata mempunyai banyak keunggulan, berikut ini analisis dari bisnis tersebut yang harus kamu tahu.

Analisis usaha BIOSKOP MINI ternyata tidak pernah sepi

Usaha bioskop mini sangat cocok untuk kamu yang punya hobi menonton film. Setidaknya, untuk orang yang memiliki ketertarikan kuat terhadap film.

Bioskop mini lahir lantaran tidak semua orang menyukai suasana ramai di bioskop pada umumnya. Mereka membutuhkan ketenangan, rasa nyaman, dan tidak banyak orang.

Sehingga privasi terjaga dan tentu saja lebih eksklusif.

Peluang membuka usaha ini terbuka sangat lebar untuk kamu yang punya waktu luang, terutama di akhir pekan.

Meski begitu, bagaimana cara memulai bisnis bioskop mini tersebut? Pada kesempatan kali ini, usahain.INFO akan memberikan beberapa analisis dasar terkait usaha tersebut.

Analisis usaha bioskop mini di masa sekarang

Cara merawat usaha bioskop cukup mudah. Bahkan, kamu bisa membayar beberapa karyawan untuk mengurusnya agar tetap terjaga dan bersih.

#1 Keuntungan usaha ini

Pada dasarnya, bisnis satu ini mempunyai banyak keuntungan. Beberapa keuntungannya adalah sebagai berikut.

  1. Memiliki keuntungan 60 sampai 80% tiap bulannya;
  2. Belum banyak pesaing;
  3. Tidak membutuhkan tempat yang luas;
  4. Kebutuhan listrik yang tidak terlalu besar, yakni berkisar 5.000 Watt 25 A;
  5. Karyawan atau tenaga kerja yang sedikit.

#2 Hambatan

Pada dasarnya, hambatan dalam sebuah bisnis merupakan hal yang niscaya terjadi.

Sehingga untuk pelaku bisnis tidak boleh menyerah apalagi putus asa. Selesaikan hambatan agar berhasil meraih tujuan kamu.

Beberapa hambatan yang mungkin terjadi ketika membuka usaha bioskop adalah pengadaan alat, stok film, dan kerja sama dengan produsen.

#3 Memulai bisnis usaha bioskop mini

Jika kamu sudah memutuskan untuk mencoba dengan bisnis satu ini, maka perhatikan beberapa cara memulai membuka usaha bioskop berikut.

1. Mencari tempat

Pertama-tama kamu bisa mencari tempat strategis yang mudah untuk konsumen jangkau. Punya lahan parkir yang mudah, serta tidak ada kesulitan dalam aksesnya.

Cukup dengan ruangan dengan ukuran 6×4 atau 6×8 meter persegi. Ruangan tersebut cocok dengan kapasitas untuk 15 orang. Sehingga sangat pas jika nonton bersama keluarga, teman, atau untuk siapa saja yang menginginkan ruangan eksklusif menonton film.

2. Pengadaan peralatan

Setelah itu kamu bisa melanjutkan dengan pengadaan peralatan untuk bioskop. Misalnya layar, tempat duduk yang nyaman dan eksklusif, sound system, peredam suara, penyedia minuman dan makanan ringan, dan lain sebagainya.

Memperhatikan kualitas dari setiap peralatan serta pelayanan akan berpengaruh terhadap harga tiketnya. Sedangkan semuanya juga dipengaruhi oleh modal yang kita miliki.

3. Memperhatikan privasi

Selanjutnya adalah memperhatikan privasi dan kenyamanan dari bioskop mini yang sudah kamu buat. Hal ini berpengaruh pada harga tiket per orang.

Contohnya, kamu bisa mematok harga normal antara Rp60 ribu sampai Rp100 ribu per orang untuk sekali pemutaran film di bioskop mini eksklusif tersebut.

Strategi promosi

Beberapa strategi yang bisa kamu pakai di antaranya sebagai berikut.

  1. Memilih film yang populer di wilayah tersebut, termasuk film baru yang sedang booming. Tentu saja, hal ini perlu kerja sama dengan pihak produsen film agar semakin efektif.
  2. Menerapkan sistem member agar para pelanggan kembali ke bioskop kamu ketika ingin menonton film.
  3. Menyediakan voucher gratis nonton di bioskop mini setelah beberapa kali kunjungan pelanggan, strategi pemasaran ini cukup efektif karena sesuatu yang gratis sangat disukai konsumen.
  4. Melakukan promosi di media sosial agar usaha bioskop mini semakin dikenal masyarakat.
  5. Mengadakan kerja sama dengan pihak lainnya sebagai sarana promosi lainnya.

Trik sukses usaha bioskop

Usaha bioskop mini tergantung pada berapa banyak stok film yang kamu sediakan. Bahkan setelah selesai nonton film, kamu bisa menawarkan beberapa jenis stok yang tersedia agar konsumen datang kembali di lain waktu.

Sebagai salah satu langkah maju, menyewa film di rental DVD resmi merupakan pilihan ekonomis. Selain stok film kamu menjadi banyak, juga menambah ketersediaan dalam rangka membuat puas para pelanggan.

Selanjutnya, kamu bisa melakukan analisis persiapan terhadap usaha ini secara jauh lebih detail.

Mulai dari mempertimbangkan biaya produksi, penghasilan kotor, penghasilan bersih per bulan, sampai dengan biaya pemeliharaan.

Itulah beberapa analisis dasar untuk usaha bioskop mini ini, semoga membantu.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.