Usaha skincare dan tips mengembangkan bisnis kecantikan

Berikut penjelasan usaha skincare dan tips mengembangkan usaha kecantikan yang harus kamu ketahui agar bisa sukses mendadak.

Usaha skincare merupakan salah satu lahan bisnis untuk produk kecantikan yang populer.

Pasalnya, skincare atau produk perawatan sangat dibutuhkan oleh kaum hawa. Tidak hanya itu saja, bahkan sebenarnya kaum adam juga menjadi sebagian market untuk bisnis ini.

Nah, pada artikel tentang informasi usaha berikut ini. Usahain.INFO akan membahas apa saja sih jenis skincare dan cara atau tips untuk mengembangkan bisnis produk kecantikan tersebut.

Di zaman sekarang, jenis produk skincare semakin beragam. Seorang konsumen harus memperhatikan apakah produk tersebut benar-benar sesuai dengan kulit atau tidak.

Jenis produk usaha skincare

Sebelum memakai produk kecantikan, kamu mesti tahu jenis kulit lebih dulu.

Apa saja kebutuhan yang dibutuhkan untuk kulit, kandungan dari produk yang akan kamu gunakan, dan sebagainya.

Berikut beberapa jenis skincare secara umum.

#1 Pembersih wajah (facial cleanser)

Fungsi dari produk ini adalah untuk menghilangkan debu sampai dengan membersihkan make up setelah beraktivitas sehari-hari.

Di masa kini, sudah sangat banyak produk dengan jenis facial cleanser ini di pasaran dari berbagai macam brand.

#2 Pencuci wajah (facial wash)

Produk skincare facial wash sebenarnya juga para lelaki gunakan. Sebab jenis produk kecantikan ini sangat umum.

Biasanya, pengguna akan mengkombinasikan penggunaan facial wash setelah memakai facial cleanser.

Hal yang perlu kamu perhatikan dalam penggunaan pencuci wajah yakni dengan memahami karakteristik dan jenis kulit.

#3 Toner wajah

Fungsi toner wajah untuk mengembalikan pH kulit kamu yang hilang ketika proses pembersihan dan pencucian wajah.

Toner juga berfungsi sebagai persiapan sebelum kamu memakai produk skincare yang lainnya.

#4 Pelembab (moisturizer)

Selanjutnya ada produk pelembab atau moisturizer, tujuan penggunaan sudah jelas yaitu untuk melembabkan kulit.

Selain itu, ternyata moisturizer juga berfungsi sebagai penghalus kulit di wajah.

#5 Tabir surya (sunscreen)

Fungsi dari skincare tabir surya atau sunscreen lebih pada perlindungan dari sinar matahari agar kulit tidak kering dan rusak.

Dari sisi kesehatan, sunscreen punya fungsi sebagai perlindungan dari penyakit kanker kulit, sebab paparan matahari yang berlebihan bisa menyebabkan bintik di wajah dan masalah kulit yang lebih serius.

#6 Serum wajah

Kegunaan serum wajah untuk memberi nutrisi lebih banyak ke dalam kulit. Pasalnya, serum wajah akan jauh lebih meresap kalau dibandingkan dengan pelembab maupun krim wajah.

Komposisi di dalam serum ini juga merupakan zat aktif yang punya banyak manfaat untuk kulit wajah kamu.

Tidak hanya penggunaan untuk wajah saja, melainkan juga bisa kamu oleskan secara merata ke bagian sekitar leher.

#7 Krim mata (eye cream)

Bagi kamu yang punya masalah mata panda, kantung mata, mata gelap, hingga kerutan di sekitar mata sangat cocok menggunakan krim mata atau eye cream ini.

Jenis dan brand yang menyediakan krim mata sangat banyak. Pilihlah yang sesuai dengan kondisi kulit, apakah cocok atau sebaliknya.

#8 Minyak wajah (face oil)

Penggunaan dari minyak wajah atau face oil harus benar-benar tepat. Pasalnya, tidak semua orang bisa memakai dengan leluasa seperti penggunaan facial wash.

Misalnya kulit kamu berminyak, maka tidak disarankan memakai face oil karena bisa dengan mudah menimbulkan jerawat.

#9 Essence wajah

Tekstur dari essence wajah lebih cair jika kamu bandingkan dengan serum wajah. Fungsinya hampir sama, yaitu untuk melembabkan dan membuat penggunaan jenis skincare berikutnya lebih meresap ke dalam kulit.

#10 Ampoule

Perbedaan serum, essence, dan ampoule terletak pada bahan aktif yang dikandung di dalamnya.

Ampoule ternyata cenderung lebih kuat bahannya daripada serum dan essence wajah.

Sebab fungsi utama dari ampoule skincare untuk mengatasi masalah kulit yang spesifik dan fokus dengan waktu lebih cepat.

Tips usaha skincare

Setelah mengetahui apa saja jenis produk kecantikan, untuk kamu yang ingin masuk ke dunia bisnis ini bisa melihat beberapa tips berikut.

Pada dasarnya, tips dan informasi usaha merupakan gerbang awal dalam menjalankan sebuah bisnis. Pengalaman dari perjalanan bisnis itulah yang merupakan pengalaman paling berharga.

#1 Tentukan jenis usaha, apakah reseller, dropshipper, atau buat brand sendiri

Ada 3 pilihan untuk kamu yang mau usaha skincare. Pilihan tersebut bergantung pada modal dan pengalaman.

Apakah kamu masih ingin mau mencoba dan modal minim, jika begitu usaha dropship merupakan pilihan yang tepat.

Kamu bisa juga memilih menjadi reseller dengan mendatangkan stok produk. Bahkan bisa pula membuat brand sendiri untuk produk kecantikan.

#2 Melakukan riset pasar

Sebagaimana yang sudah kita ketahui bersama, sekarang sudah banyak sekali produk kecantikan yang beredar secara online.

Sebagai tips membuka usaha, sebaiknya melakukan riset market secara mendalam. Apa yang konsumen butuhkan, produk apa yang bisa bersaing dengan produk yang sudah ada, dan lain sebagainya.

#3 Mendapatkan supplier

Trik selanjutnya khusus untuk kamu yang ingin membuka jenis usaha reseller atau dropshipper produk kecantikan.

Carilah supplier yang bisa memasok produk skincare secara tepat dan sesuai prosedur. Ada banyak hal yang perlu kamu perhatikan dalam mencari supplier.

Kami sudah membahas dalam tips mencari supplier tangan pertama ini.

#4 Membuat produk skincare

Sedangkan kalau jenis usaha skincare milikmu yaitu dengan membuat brand sendiri, kamu bisa produksi produk tersebut dengan syarat melakukan kerja sama bersama ahlinya.

Contoh ahli yang dapat kamu ajak kerja sama adalah ahli farmasi, dokter spesialis kecantikan, atau institusi yang berfokus membahas produk serupa.

#5 Menentukan sasaran

Hal ini sangat penting, sebab kebutuhan untuk kulit 20 tahunan dengan 40 tahunan berbeda.

Mana sasaran dari konsumen yang akan menggunakan produkmu tersebut.

Selain dari faktor usia, jenis kulit yang menjadi sasaran membutuhkan perhatian lebih. Produk untuk kulit berminyak berbeda dengan produk untuk kulit kering.

#6 Menyelesaikan persoalan teknis

Beberapa persoalan teknis dalam usaha skincare adalah sebagai berikut.

  1. Menentukan nama brand (jika membuat produk skincare sendiri);
  2. Tentukan nama toko online (jika menjadi reseller atau dropshipper);
  3. Membuat website dan media sosial sebagai salah satu cara promosi;
  4. Menentukan jenis kemasan produk skincare;
  5. Menyelesaikan dan memahami izin edar produk kecantikan.

Setelah persoalan teknis tersebut selesai, kamu tinggal melakukan launching produk dan mengembangkan usaha.

#7 Melakukan promosi

Agar toko usaha skincare menjadi masyarakat kenal secara luas, perlu usaha promosi.

Beberapa saran promosi yang bisa kamu gunakan sebagai berikut.

  1. Melakukan promosi menggunakan paid atau berbayar (seperti Instagram Ads, Facebook Ads, Google Ads);
  2. Mengadakan pameran dan uji coba produk gratis di pusat perbelanjaan;
  3. Bekerja sama dengan influencer;
  4. Promosi dengan berbagai saluran.

Kami di usahain.INFO juga bisa membantu kamu dalam proses promosi tersebut.

Misalnya kamu ingin mencari reseller untuk produk kecantikan, atau memang melakukan pemasaran untuk produk dari brand sendiri.

Informasi tentang kerja sama dengan kami bisa kamu lihat di sini.

Setelah nama brand atau toko kamu dikenal masyarakat, kamu bisa mengembangkan jenis produk berdasarkan hasil simpulan dari riset pasar.

Demikian beberapa hal tentang usaha skincare dan tips untuk sukses jualan produk kecantikan, semoga bermanfaat.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.