Tips usaha barbershop, potong rambut, atau pangkas rambut memang sangat dibutuhkan.

Tidak hanya untuk orang di kota-kota besar saja, melainkan usaha satu ini tetap masyarakat butuhkan walaupun di kota kecil bahkan di desa sekali pun.

Hal tersebut sudah menjadi fakta. Pasalnya, setiap orang, terutama laki-laki membutuhkan jasa potong rambut untuk merapikan rambutnya.

Kabar baiknya, usaha ini hanya membutuhkan skill atau kemampuan memotong.

Sedangkan modalnya sangat terjangkau, sebab hanya perlu alat usaha yang mana sudah tergolong umum.

Bahkan untuk skala kecil, usaha potong rambut tidak membutuhkan listrik!

Bagaimana bisa? Masih banyak penyedia jasa potong rambut yang hanya memakai alat manual, berjejer di pinggir jalan raya, dan dengan sendirinya pelanggan datang.

Tips usaha barbershop yang penting

Pada kesempatan kali ini, usahain.INFO akan membahas beberapa hal atau tips terkait usaha potong rambut.

Tips ini akan semakin penting jika sebelumnya, kamu sudah mempunyai pengalaman memotong rambut orang.

Atau pengalaman bekerja sebagai salah satu karyawan barbershop sehingga tahu apa yang terbaik untuk pelanggan.

#1 Perhatikan skala usaha kamu

Skala usaha untuk potong rambut akan berpengaruh terhadap tarif dan lokasi.

Siapa yang kamu sasar? Apakah masyarakat pada umumnya, dari anak-anak, remaja, hingga orang tua. Atau malah pemuda yang sangat peduli dengan perkembangan fesyen.

Jika yang kamu pilih merupakan yang belakangan, maka membutuhkan brand untuk usaha potong rambut ini.

#2 Lokasi usaha

Tips usaha barbershop selanjutnya berkenaan dengan lokasi atau tempat membuka jasa.

Mau di tempat sewaan (misalnya di dalam mall), di pinggir alon-alon kota, di pinggir jalan raya, atau bahkan membuka usaha ini di rumah juga bisa.

Tarif memotong rambut yang kamu bebankan kepada konsumen juga berdasarkan lokasi pemasaran.

Kalau kamu sudah punya keahlian yang mumpuni, lebih baik menyewa lokasi yang tepat dan strategis di tempat yang bersih.

Sedangkan kalau masih mau mulai, sebaiknya mencoba membuka di rumah atau pinggir jalan raya.

Seraya belajar dan mencari lebih banyak pengalaman.

#3 Menyiapkan peralatan barbershop

Sebenarnya, ada tips untuk mengakali pembekakan biaya untuk pengadaan peralatan.

Yaitu dengan cara meminjam dari kenalan yang mempunyai usaha yang sama.

Beberapa peralatan tersebut seperti mesin cukur, sisir, gunting biasa, gunting sasak, silet, handuk, kap penutup, botol semprot, sabun, sikat bulu, bedak, dan lain sebagainya.

Peralatan ini juga termasuk kursi, cermin depan dan cermin belakang, sampai banner yang akan dipasang pada bagian tempat usaha.

#4 Memberi kupon atau promosi

Pada awal buka, sebaiknya sudah melakukan promosi baik dari mulut ke mulut atau memasang iklan.

Misalnya dengan pengadaan kupon, di mana seorang pelanggan yang sudah memotong rambut di tempat kamu selama 10x akan mendapat gratis pemotongan 1x.

#5 Mengutamakan kenyamanan

Kamu bisa menambah hal-hal yang membuat nyaman, contohnya televisi (agar pelanggan tidak bosan menunggu), musik, dan kipas angin atau AC.

Walaupun cukup banyak pesaing di berbagai tempat, usaha potong rambut yang menggunakan metode promosi, pelayanan terbaik, dan keunikan tersendiri akan mampu mengimbangi.

Demikian beberapa tips usaha barbershop untuk kamu, semoga membantu.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.